
“Segala puji hanya milik Allah, Dzat yang telah menghidupkan kami setelah sebelumnya mematikan[1] kami. Dan hanya kepada-Nya lah kami kembali.” [2]
2. Membaca
“Segala puji halanyalah milik Allah, Dzat yang telah memberikan afiat terhadap tubuhku dan mengembalikan nyawaku serta mengizinkanku berdikir kepada-Nya.”[3]
3. Atau membaca :
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang terbangun pada waktu malam, lalu membaca :
“Tiada yang berhak diibadahi kecuali Allah, satu-satu-Nya Illah. Tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya segala kerajaan dan hanya kepunyaan-Nya segala pujian dan Dia terhadap segala sesuatu Maha Kuasa. Segala puji hanya milik Allah dan tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah. Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali hanya dengan Allah.. Ya Rabbi, ampunillah aku.”
Niscaya ia akan diampuni. Atau dia berdo’a (dengan do’a kebaikan apa saja, pent-.), pastilah do’anya dikabulkan. Dan jika ia berdiri, lalu berwudlu, kemudian mengerjakan shalat, niscaya shalatnya diterima.[4]
4. Membaca
Seperti pada HR. Al-Bukhari dan juga pada Fathul Baari (8/235) serta Muslim (1/530) dianjurkan untuk membaca Surat Ali-’Imraan, Ayat 190-200.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar