Orang yang hanya mengandalkan kemampuan otaknya, dan ilmu opengetahuan tanpa didasari keimanan, pasti tidak akan percaya yang terjadi di alam kubur, juga tidak percaya dengan adanya alam kebangkitan, surga dan neraka.
Karena semua itu bersifat irrasional, yang tidak bisa dianalisa secara ilmiah, juga tidak mampu di pecahkan oleh otak manusia manapun. hanya Allah SWT yang bisa menjawabnya.
Jika orang meyakini adanya balasan di alam kubur dan akhirat, pasti tingkah lakunya selalu terkendali sesuai dengan koridor hukum Allah SWT, sebaliknya jika tidak percaya adanya hari perhitungan amal, pasti tingkah lakunya cenderung destruktis dan fasiq, karena tiadanya landasan aqidah dalam kehidupannya.
Kamis, 28 Oktober 2010
Menyikapi Alam Kubur
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar